Karena Mempelajari Pajak adalah Sama Saja dengan Usaha Mengalahkan Einstein

oleh: Sholehudin Adi Nugroho/ Mahasiswa PKN STAN 2016

 

einstein

Quote di atas adalah quote yang sering sekali didengung-dengungkan oleh masyarakat ketika merasa desperate ketika mempelajari pajak. Quote oleh seorang ilmuwan terkemuka yaitu Albert Einstein, Ilmuwan luar biasa dengan IQ tinggi yaitu antara 160 s.d. 190 (bayangkan dengan rata-rata manusia yang hanya 110 s.d. 120) dengan segudang penemuan yang sampai sekarang belum ada ilmuwan yang mampu menandinginya mulai dari teori relativitas, gerak brown, efek fotolistrik sampai bom atom yang menjadi penentu Amerika Serikat dalam memenangkan perang pasifik. Tanpa Einstein, Amerika Serikat mungkin tetap saja memenangkan perang atas Jepang akan tetapi dengan korban yang berdarah-darah akibat fanatisme penduduk Jepang kepada Kaisarnya. Dengan segudang prestasi ini, amatlah mencengangkan apabila Einstein yang super jenius ini kebingungan dalam memahami Pajak, sebenarnya, bagaimanakah konstruksi dari penelitian yang dilakukan atas pajak ini?

Shevlin dalam Jurnalnya berjudul: “The Future of Tax Research: From an Accounting Professor’s Perspective” menyatakan bahwa penelitian empiris dari pajak adalah bermaksud untuk menjawab pertanyaan Apakah Pajak itu penting atau tidak? Jika tidak alasannya kenapa? dan Jika penting, seberapa penting.

Pertanyaan ini memang bagi orang awam kelihatannya tidaklah terlalu penting karena sudah jelas jawabannya, akan tetapi hal ini tidaklah mutlak benar karena menurut Shevlin peneliti sebelumnya belumlah menggali secara dalam tentang jawaban atas pertanyaan itu sehingga Shevlin pun berusaha mengurai benang kusut ini melalui pendekatannya pada Scholes-Wolfson framework, kemudian menggunakannya untuk analisis all tax dan all cost sehingga mampu memberikan pemahaman komprehensif  berupa jawaban yang memadai atas pertanyaan yang diajukan awal tadi. Harapannya pembaca dapat memahami pajak dengan tepat.

Lain Shevlin, lain pula hanlon. Ilmuwan perpajakan ini dalam artikelnya berjudul “A review of tax research” berusaha menjelaskan bahwa penelitian pajak harus mengintegrasikan antara penelitian yang bersifat teoritis dan empiris dari berbagai kecabangan ilmu seperti akuntansi, ekonomi dan keuangan. Shevlin hanya membataskan dirinya pada akuntansi dan inilah yang coba disempurnakan oleh Hanlon.

Peneliti pajak lainnya yang berusaha memperbaiki Shevlin perihal bagaimana seharusnya pajak diteliti adalah Edward L. Maydew, akademisi dari Kenan-Flagler Business School, University of North Carolina. Maydew berpendapat bahwa pendekatan mikroekonomik dalam meneliti pajak sebagaimana dinyatakan oleh Shevlin dapat lebih dikembangkan lagi mengingat dalam ilmu mikroekonomi sendiri juga sifatnya multidisiplin , sehingga seharusnya kombinasi mikrokenomi, keuangan, dan keuntungan komparatif akuntan (dalam hubungannya DJP dan faktor akuntansi  yang dijalankan DJP) dapat diterapkan dalam melakukan penelitian pajak. Clausing, dalam jurnalnya berjudul “The Future of the Corporate Tax” bahkan makin menspesifikan batasan penelitian pajak yaitu dikaitkan dengan ketidakseimbangan APBN dalam jangka panjang, kesenjangan ekonomi, kesenjangan antarnegarabagian di Amerika Serikat dan peningkatan ekonomi global yang nantinya akan berimbas capital taxation dan corporate tax.

Pada akhirnya, dalam artikelnya yang berjudul “Empirical tax research in accounting: A discussion” Maydew menyimpulkan bahwa masih terdapat potensi lapangan penelitian yang luas bagi para ilmuwan sehingga nantinya pajak dapat lebih di pahami khalayak. dan dengan demikian memang masih perlu dicari banyak jalan penelitian agar pajak semakin mudah dimengerti sebagaimana harapan Maydew ini dan quote Einstein yang selalu didengung-dengungkan ini pun menjadi tidak populer dan usang dengan sendirinya. Semoga.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s